Sampai Mana Perkembangan Bandara Ahmad Yani Semarang?

Bagi anda yang sering bepergian dengan transportasi udara, maka anda akan merasa bahwa Bandara Ahmad Yani Semarang terasa kecil. Sejak tahun 2015 PT Angkasa Pura I sudah melakukan proyek pembangunan bandara baru Ahmad Yani yang di targetkan akan r rampung pada akhir tahun 2017.

Bandara Ahmad Yani dulunya adalah pangkalan udara Angkatan Udara milik TNI AU.  Bandara yang tepatnya terletak di sisi utara Bundaran Kalibanteng sangat dekat dengan pusat kota, sekitar lima belas menit dari pusat kota Semarang, Simpang Lima.

Di kutip dari suara merdeka “Saat ini yang sedang digarap adalah paket satu dan dua untuk proyek pengembangan pertama. Paket satu merupakan pekerjaan akses jalan dan paket dua adalah pekerjaan apron,” ungkap General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko saat ditemui, Rabu (30/3).

Menurut dia, jalan akses masuk merupakan prioritas pertama dalam pengembangan Bandara Ahmad Yani yang baru tersebut. Hingga 21 Maret 2016, proyek akses jalan dan stabilisasi tanah sudah terealisasi 46,978%.

Untuk menyelesaikan proyek tersebut PT Angkasa Pura I telah menanam 1.345 buah tiang pancang berukuran panjang 12 meter hingga tiga susun. Kemudian, proyek pembangunan area apron atau parkir pesawat yang masuk dalam paket dua sudah terealisasi 50,346%. Adapun, perkembangan bandara secara total yang sudah terealisasi mencapai 11,291%.

“Pembangunan bandara terdiri dari empat paket. Paket satu (lahan dan jalan akses) sudah dimulai pengerjaannya sejak awal tahun 2015, Paket dua (parkir pesawat dan landasan ancang atau taxiway) sudah dikerjakan mulai Maret 2015. Sedangkan, Paket tiga adalah proyek terminal penumpang dan Paket empat merupakan proyek bangunan penunjang,” jelas Priyo.

Komentar