Perawatan Mobil Transmisi AT

RENTAL MOBIL SEMARANG -Sama halnya dengan motor matic atau skutik yang sekarang menguasai penjualan motor di Indonesia, mobil matic tampak berkembang juga, hal tersebut di karenakan kondisi jalan kota yang semakin macet, terlebih lagi selisih mobil MT dan AT berkisar di angka 10 jutaan sedangkan mobil baru harganya sudah di atas 100 jutaan jadi angka tersebut tidak terlalu mahal apabila berkendara di lalu lintas macet.

Mobil matic sekarang juga lebih mudah perawatannya, di karenanakan sudah banyak bengkel yang bisa menangani, apabila ada kerusakan yang cukup parah juga ada versi hemat dengan membeli transmisi glondong ex-singapura. Kehadiran matic CVT pada mobil juga membuat mobil kian bertambah halus saat melakukan perpindahan gigi.

sempulur trans menyediakan sewa mobil kendal

dan juga menyediakan rental mobil pengantin semarang

Nah, agar mobil matik anda semakin awet, berikut adalah tips dalam merawat transmisi mobil matic yang di kutip dari otomania.gridoto.com :

  1. Tidak mengganti oli transmisi sesuai jadwal. Bisa terjadi keausan, karena fungsi lubrikasi di dalam transmisi tidak optimal. Sehingga bisa mengakibatkan kerusakan yang fatal pada komponen transmisi.
  2. Di saat menderek mobil matik, ban roda penggerak tidak diangkat atau digantung. Anjar menyebut, kondisi tersebut bisa membuat komponen dalam transmisi rusak, karena dipaksa jalan tanpa ada lubrikasi (mesin mati, pompa oli mati, sehingga oli tidak tersirkulasi).
  3. Posisi transmisi tetap di “D” saat menunggu lampu merah. Dikhawatirkan ketika pengemudi lelah, injakan rem berkurang, mobil bisa berjalan tanpa diinginkan. berpotensi menabrak mobil di depannya.
  4. Menggunakan dua kaki yang ditempatkan pada pedal rem dan gas. “Ini berbahaya, karena kontrol kendaraan menjadi sulit, dan membuat kanvas rem cepat habis. Jadi harus membiasakan menggunakan satu kaki,” ucap Anjar.
  5. ketika berkendara di kondisi jalan downhill, posisi transmisi selalu di D atau selalu di L. Rekomendasinya, biasakan mengombinasi antara posisi transmisi D dan L. Kalau selalu pakai L, kopling transmisi jadi panas. Sementara jika selalu D, khususnya diturunan yang curam, akan mengurangi adanya engine break, sehingga mobil lebih meluncur cepat dan pengereman hanya mengandalkan rem saja.

Demikian beberapa langkah dalam perawatan mobil matic. Sebagai informasi saja bahwa ke depan akan datang eranya mobil listrik, sedangkan mobil listrik tidak memiliki pedal kopling, jadi bye-bye kaki kiri pegal.

Komentar